Blink-182 - Dogs Eating Dogs - Three On Speed Blink-182 - Dogs Eating Dogs - Three On Speed

728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, January 29, 2013

    Blink-182 - Dogs Eating Dogs



    Seperti yang telah dijadwalkan, di akhir tahun 2012 Blink-182 meluncurkan sebuah EP berjudul Dogs Eating Dogs yang berisikan lima lagu seperti 'When I Was Young', 'Dogs Eating Dogs', 'Disaster', 'Boxing Day', serta 'Pretty Little Girl'. 

    Banyak fans yang berharap banyak pada EP ini, mengingat Neighborhoods yang kadar Angels & Airwavesnya terlalu tinggi. Saya sendiri berharap berharap ciri khas vacation in space ala AVA (Angels & Airwaves) yang dibawa Tom Delonge ke Neighborhoods tidak dibawa lagi ke EP ini. So how is the result
     
    • When I Was Young
    Di lagu ini pendengar Blink-182 yang mengikuti semua band side project dari para personil Blink-182 pasti langsung merasa get the tingling dengan lagu 'Everything’s Magic'-nya AVA. Mungkin similaritas dari lagu ini dengan lagu AVA, disengaja atau tidak, hanya mereka yang tau. Tapi overall, janji mereka untuk menghadirkan karya yang lebih baik dari album sebelumnya cukup ditepati dengan ditambahnya efek distorsi pada gitar dan mengurangi efek flange yang begitu kental seperti di lagu-lagu pada album sebelumnya. Good song.

    • Dogs Eating Dogs
    Lagu yang menjadi judul dari EP ini menghadirkan suasana lagu yang dewasa. Trademark dari nada khas Blink-182 agak kembali di lagu ini. Meskipun sedikit menyerempet bentuk nada-nada dari +44, setidaknya secara keseluruhan suasana yang diberikan lagu ini menghadirkan perbedaan musik dari AVA dan Blink-182 itu sendiri. Permainan drum dari Travis Barker pun menghentak disetiap bagian lagu dan membuat sentuhan musik di lagu ini kian get along untuk para pendengar yang merindukan keaslian Blink-182.

    • Disaster
    Sentuhan efek gitar, efek suara dan bentuk nada dari lagu 'Disaster' ini adalah yang paling berwarna dari seluruh lagu di EP ini. Dengan setelan efek gitar yang brand new,  lirik yang menunjukkan kedewasaan, dan serta susunan nada yang baik mengembalikan ciri khas pada musik Blink-182 itu sendiri. Saya menilai bahwa di lagu ini Blink-182 sepertinya membuat alur lagu baru dengan mencampurkan jenis musik dari AVA dan +44 itu sendiri, mengingat dua anggota blink yaitu Tom Delonge yang menjadi frontman dari AVA dan Mark Hoppus yang menjadi frontman dari +44 mencapurkan ide-ide dan kemampuan musikalitas mereka dengan penuh di album ini. Ditambah gebukan drum dari Travis Barker yang sangat variatif menambah warna dari lagu itu sendiri.

    • Boxing Day
    Lagu yang pertama kali dipublish oleh Blink sebelum albumnya keluar sekaligus satu-satunya lagu yang bertipe akustik ini mengingatkan saya dengan sejumlah lagu akustik Blink182 terdahulu. Nada yang crunchy, lirik yang sederhana namun mengena, dan perpaduan dari komposisi suara Tom dan Mark yang dipadu dan ditempatkan dengan tepat pada bagian lagu menjadikan lagu ini pantas mendapatkan two thumbs up. Inilah bentuk dari lagu yang sangat dinantikan para fans Blink182 diseluruh dunia. Lagu ini menunjukkan salah satu ciri khas dari Blink182 terdahulu. Bentuk nada simpel dan easy listening seperti yang dapat ditemukan pada lagu-lagu mereka sebelum break up terangkum seluruhnya dalam lagu ini.

    • Pretty Little Girl
    Dalam lagu ini, Blink-182 mengajak Yelawolf untuk berturut serta mengisi vokal dan rap yang menambah warna baru dalam lagu ini. Mengingat Travis Barker juga sedang menjalankan side project dengan rapper kelahiran Alabama ini yang diberi nama Psycho White, maka warna drum Travis agak mendekati lagu-lagu Psycho White. Selain itu, komposisi musik dan efek suara dari album ini sama dengan Disaster yang menunjukkan warna musik baru dari Blink182. Lirik yang dalam dan berbalut sikap kedewasaan mereka tidak mengilangkan esensi dari Blink-182 itu sendiri. Overall, lagu ini patut diberi jempol.


    Secara keseluruhan usaha dari Tom Delonge, Mark Hoppus dan Travis Barker yang berusaha membuktikan janjinya dengan menghadirkan karya yang mereka katakan “1000 times better than our last album” patut diacungi jempol. Setidaknya trio pop-punk California ini cukup berhasil menepati janjinya. Perkataan mereka tergambar jelas dalam lagu-lagu di EP Dogs Eating Dogs ini.

    -Ivano Eknar Ginting
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    threeonspeed.com/search/label/news

    Post a Comment

    Item Reviewed: Blink-182 - Dogs Eating Dogs Rating: 5 Reviewed By: Three On speed
    Scroll to Top