Interview: GRIBS dan Album Keduanya - Three On Speed Interview: GRIBS dan Album Keduanya - Three On Speed

728x90 AdSpace

  • Latest News

    Monday, March 24, 2014

    Interview: GRIBS dan Album Keduanya

    Oleh: Harun Kurnia

    Album Gondrong Kribo Bersaudara, merupakan debut awal dari GRIBS yang dirilis pada tahun 2009 yang telah menuai sukses dan mendapatkan tanggapan positif bagi para pecinta musik rock 80an. Kini, kuartet glam ini dalam waktu dekat akan merilis album kedua mereka yang bertajuk Thunder. 

    Banyak sekali hal yang menarik yang akan ada dalam album kedua milik band yang berpersonilkan Rezanov, Eben Andreas, Hugo Singarimbun dan Gaharaiden ini. Mulai dari masuknya nuansa lagu ballads, sampai dengan adanya nama-nama seperti Bonita dan Arian (Seringai) yang ikut sumbang suara dalam album kedua Gribs.

    Sebelumnya, band asal Jakarta ini juga telah memperdengarkan salah satu nomor dalam album Thunder yang berjudul, 'Istana Ilusi'. Lagu dapat didengarkan di sini

    Nah, kali ini sang frontman, Rezanov akan sedikit membocorkan apa saja yang menarik dalam album kedua GRIBS.

    Isu apa nih yang mau di angkat oleh kawanan GRIBS di album kedua ini ?
    Yang jelas lebih luas daripada album pertama. Karena kurang lebih 5 tahun rentang jarak dari album pertama, dan selama itu banyak yang terjadi sehingga membuat kami semakin matang dalam berkarya.

    Siapa saja nih yang berkontribusi pada album kedua GRIBS ini, dan siapa sih yang paling berkontribusi besar di album kedua ini ?
    Yang berkontribusi paling besar tentu saja "darah-darah segar" yang saat ini memperkuat GRIBSseperti Eben Andreas, Hugo Singarimbun dan Gaharaiden. Dalam proses penciptaan lagu (khususnya aransemen musiknya) mereka lebih banyak berperan, sehingga membantu saya supaya lebih fokus dalam pengerjaan notasi vokal dan lirik saja.  Ide-ide mereka yang relatif jauh lebih muda dari saya memberikan spirit baru bagi GRIBS untuk menghasilkan karya yang keren. Setiap bertemu di studio dan ketika kami melakukan jamming, selalu saja berpotensi untuk menjadi sebuah lagu.

    Selain itu yang berkontribusi di album kedua ini ada Yuka Narendra, produser album pertama dan kedua GRIBS.  Lalu ada Khemal Landau dari metalicass yang menangani proses mastering album kami di Jogjakarta. Jonathan Palempung alias Jepe yang bermain keyboard di beberapa lagu GRIBS sehingga membuat semakin lebar musik kami.  Oh, iya di album terbaru kami nanti ada bintang tamu seperti Arian13 (Seringai) yang memberikan raungan nerakanya pada salah satu lagu kami yang kejam! Lalu ada Bonita (Bonita & The husBAND) yang berperan besar sebagai vocal director untuk saya sendiri, dan Andhine Kromong yang membantu dalam backing vocal serta menghembuskan sebagian ruh nya pada salah satu lagu yang bertemakan fantasi namun bernuansa kelam.

    Saya dengar ada lagu yang sedikit ballads atau syahdu, boleh kasih tau dengan siapa featuringnya dan judul lagu nya apa ?
    Yang syahdu-syahdu featuringnya dengan kedua wanita tersebut (Bonita dan Andhine) karena kalau sama Arian13 menyanyikan yang syahdu pasti jadinya malah sangar hahaha. Judul lagu yang bersama Bonita berjudul 'Memori'. Lalu yang bersama Andhine judul lagunya adalah 'Saling Percaya' dan 'Istana Ilusi'.

    Apa kalian ingin keluar dari zona aman kalian dan ingin mengeksplor lagi refrensi yang ada pada tiap personil ? 
    Untuk lagu-lagu ballad ini kami sudah menyiapkannya dari sekitar tahun 2011 yang lalu namun baru bisa terealisasikan sekarang. Karena konon band Glam Metal kalau belum punya lagu yang manis belum sah hahaha. Keinginan untuk terus mengeksplor itu jelas ada, karena kalau begitu-begitu saja ya bosan pastinya. apalagi "darah-darah" segar Gribs, khususnya Gaharaiden dan Hugo Singarimbun ini memiliki referensi musik yang jauh lebih modern dari saya dan Eben, mungkin karena usia mereka juga yang terbilang sangat muda yakni 20 dan 21 tahun (woww can you believe it?) hehehe. Saya referensinya lebih condong ke 70 dan 80an, Eben lebih kaya dalam referensi namun tetap bertumpu pada 80an, Gaharaiden lebih metal-metal yang kekinian, lalu Hugo sukanya progresif.

    Awalnya memang terjadi "benturan" mungkin dikarenakan 'isi kepala' yang sedikit berbeda.  Misal saya dan Eben dengerin Rush, mereka malah doyan Dream Theater! Atau Saya suka Motley Crue dan Poison, Gaharaiden suka Korn dan Slipknot...oh ya sudahlah...
    Apalagi kalau sudah di studio dan membuat lagu baru, pasti terjadi debat kusir yang seru antara Eben, Gaharaiden dan Hugo Singarimbun. Tapi Itu hal yang sehat karena masing-masing personil mau menuangkan ide dan egonya masing-masing, yang anehnya tetap berhasil disatukan oleh mereka sendiri juga. saya yakin justru dengan adanya keberagaman isi kepala dan 'gesekan positif' ini yang membuat musik GRIBS di album kedua ini semakin menarik.

    Apa kalian tidak takut menanggapi cemooh dengan keluarnya kalian dari zona aman kalian tersebut? tanggapan kalian bagaimana ?
    Tentu tidak, justru kami takut dicemooh kalau musik kami gitu-gitu saja alias mati kreatifitas. Pendengar juga akan bosan kalau kami gitu-gitu aja. Kami melangkah ke zona yang lebih berani.
    Sebagai bocoran akan ada instrumen baru yang juga berperan besar di Album kedua ini, yaitu Keyboard. 

    Dibawah naungan siapa nih album kedua ini akan dirilis ?  
    Kita di bawah bendera SGK records kerjasama dengan demajors untuk distribusi dan promo

    Format rilisannya dalam bentuk apa nih dan rencanya berapa copy ? 
     Rencananya akan dalam bentuk CD, masih belum tahu akan dibuat berapa copy. Nantikan terus kabar dari kita.

    Ada berapa lagu nih di album kedua ini dan boleh kasih bocoran mengenai tracklist album kedua ini ? 
    Kisaran antara 10 atau 11 lagu. Kami sedang mendiskusikannya. Haha, kalau bocoran lagu nanti saja ya setelah kami putuskan. 

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    threeonspeed.com/search/label/news

    Post a Comment

    Item Reviewed: Interview: GRIBS dan Album Keduanya Rating: 5 Reviewed By: Three On speed
    Scroll to Top